News Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau Regency menggelar program Pangan Murah Malinau sebagai langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya permintaan selama bulan Ramadan.

Pemerintah daerah menghadirkan berbagai komoditas penting dalam program tersebut, seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, telur, dan sejumlah bahan pokok lainnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat membeli kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Baca Juga : Perahu Nakes Malinau Karam Dihantam Giram
Pelaksanaan Pangan Murah Malinau juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan potensi kenaikan harga menjelang Lebaran. Permintaan bahan pokok biasanya meningkat pada periode ini sehingga pemerintah perlu mengambil langkah antisipatif agar harga tetap stabil.
Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk distributor pangan dan pelaku usaha lokal. Kerja sama tersebut memungkinkan pemerintah menyediakan pasokan bahan pokok dalam jumlah cukup sehingga kegiatan pasar murah dapat berjalan lancar.
Pemerintah Kabupaten Malinau berharap program ini mampu meringankan beban masyarakat, khususnya bagi keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang perayaan Idulfitri.
Melalui program Pangan Murah Malinau, pemerintah juga ingin memastikan bahwa distribusi bahan pangan berjalan dengan baik di seluruh wilayah kabupaten. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi pemerintah untuk memantau kondisi harga di lapangan secara langsung.
Ke depan, pemerintah daerah berencana terus menghadirkan program serupa pada momentum tertentu, terutama ketika permintaan bahan pokok meningkat. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Malinau.







